Beranda · About Me · Contact Us · Disclaimer · Privacy Policy ·

12 Cara Mengelola Paragraf di MS Word

Logo MS. Word
Dalam mengetikkan teks pada dokumen MS. Word, Anda tidak akan terlepas dengan paragraf. Dimana pengetikkan yang diakhiri dengan Enter, maka teks tersebut dalam satu paragraf.

Pada paragraf tersebut, Anda dapat melakukan format sesuai dengan kebutuhan, sehingga akan memudahkan Anda dalam memahami makna dari paragraf tersebut.

Artikel keren lainnya:

14 Tips Format dan Editing Teks pada MS. Office Word

Setelah Anda mengetikkan teks pada dokumen Word 2007, maka teks tersebut dapat di edit dan di format sesuai dengan keinginan. Proses pengeditan ini relatif sama dengan mengedit pada word sebelumnya. Proses edit dan format tersebut, dimaksudkan untuk menghasilkan naskah yang sesuai dengan keinginan. Baca juga (Mengenal MS. Office Word)

1. Memindahkan Posisi Titik Sisip (Kursor)


Sebelum melakukan editing terhadap naskah yang Anda buat, maka terlebih dahulu Anda tempatkan titik sisip atau kursor pada posisi tertentu dengan cara klik penunjuk mouse yang menyerupai huruf I (I-beam) pada posisi tertentu.

Disamping itu Anda dapat menggunakan keyboard, yaitu dengan memilih tombol berikut :

TombolKeterangan
← →Memindahkan titik sisip satu karakter ke kiri atau ke kanan.
↑ ↓Memindahkan titik sisip satu baris ke atas atau ke bawah
Ctrl + ←Memindahkan titik sisip ke awal kata sebelumnya
Ctrl + →Memindahkan titik sisip ke awal kata berikutnya
Ctrl + ↑Memindahkan titik sisip ke awal paragraf yang sedang dipilh.
Ctrl + ↓Memindahkan titik sisip ke awal paragraf berikutnya
HomeMemindahkan titik sisip ke awal (ujung kiri) baris.
EndMemindahkan titik sisip ke akhir (ujung kanan) baris.
Pg UpMemindahkan titik sisip satu layar ke atas
Pg DnMemindahkan titik sisip satu layar ke bawah
Ctrl+Pg UpMemindahkan titik sisip ke puncak layar
Ctrl+Pg DnMemindahkan titik sisip ke dasar layar
Ctrl+HomeMemindahkan titik sisip ke awal dokumen

Memilih Teks


Sebelum melakukan editing terhadap teks yang ada, terlebih dahulu Anda memilih teks dalam suatu naskah. Cara untuk memilih teks tersebut, gunakan salah satu cara berikut :
  1. Perintah pertama dengan cara sebagai berikut :
    • Klik diawal teks yang akan dipilih.
    • Tekan tombo Shift (dan jangan dilepas).
    • Klik diakhir teks tersebut.

    • Memilih Teks

  2. Perintah kedua dengan cara sebagai berikut :
    • Klik ganda (Double Click) pada teks yang akan dipilih, sehingga yang terpilih adalah suatu kata.
    • Apabila Anda menggunakan klik sebanyak tiga kali (Trple Click), maka yang terpilih adalah suatu paragraf.

  3. Perintah ketiga dengan cara sebagai berikut :
    • Klik di awal teks yang akan dipilih dan jangan dilepas.
    • Geser (drag) hingga akhir dari teks yang akan dipilih.
    • Perhatikan gambra berikut untuk memilih teks.

      Memilih Teks

Catatan :
Untuk memilih seluruh isi dokumen, Anda dapat menggunakan klik tab Home, dan pada group Editing, klikn Select, kemudian pilih Select All

Untuk memilih seluruh teks yang mempunyai format teks sejenis (sama), maka gunakan cara berikut :
  1. Klik pada teks yang telah diformat, misalnya tekan yang tercetak tebal.
  2. Klik tab Home, kemudian pada group Editing, klik Select, kemudian klik pilihan Select Text with Similar Formatting.
  3. Di layar akan terlihat teks yang tercetak tebal akan dipilih.

Selain dengan cara tersebut di atas, Anda dapat menggunakan cara seperti dalam tabel berikut :

Memilih (menyorot) teks dengan menggunakan mouse


PerintahKeterangan
Memilih satu kataKlik dua kali (double click) pada kata yang akan dipilih
Memilih satu paragrafTekan tombol Ctrl bersamaan dengan klik kalimat yang akan dipilih
Memilih satu atau beberapa baris teksKlik pada baris awal yang akan dipilih, kemudian geser mouse (drag) sampai baris terakhir yang akan dipilih
Memilih seluruh dokumenSambil Menekan Tombol Ctrl, Klik Selection bar atau Ctrl+A. disamping itu gunakan klik tiga kali (triple click) pada selection bar
Melepaskan pilihanKlik di sembarangan tempat di dalam jendela dokumen

Memilih (menyorot) teks dengan menggunakan keyboard


PerintahKeterangan
Memilih teksTempatkan titik sisip pada posisi awal teks, tekan tombol Shift dan jangan dilepas, kemudian gunakan panah sampai akhir teks yang akan dipilih tersebut
Memilih teks samapai akhir barisTempatkan kursor pada posisi awal teks yang akan dipilih, kemudian tekan tombol Shift + End,. Demikian juga sebaliknya dari posisi kursor keawal baris dengan cara menekan tombol Shift + Home
Melepaskan pilihanTekan salah satu tombol panah

3 Cara Format Teks


Untuk mengatur tampilan teks dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan Toolbar Formatting, Kotak Dialog Font maupun dengan fasilitas Reveal Formmatting.

  • Format Teks melalui Ribbon


  • Untuk mengatur teks denagn fasilitas Ribbon ini, gunakan cara berikut :
    1. Pilih atau sorot teks yang akan diformat, gunakan salah satu cara tersebut di atas.
    2. Pada tab Home dan dalam Group Font, klik pilihan ikon format teks sesuai keinginan, misalnya pilihan Font dan klik jenis font Arial Rounded MT Bold pada daftar pilihan yang ada.

      Memilih jenis huruf (font)

Pilihan ikon Format Teks pada Toolbar Formatting adalah sebagai berikut :


IkonPerintahKeterangan
Font (Ctrl+Shift+F)Digunakan untuk memilih jenis huruf
Font Size (Ctrl+Shift+P)Digunakan untuk memilih ukuran huruf
Grow Font (Ctrl+>)Digunakan untuk menaikkan atau memperbesar ukuran huruf (karakter)
Shrink Font (Ctrl+<)Digunakan untuk menurunkan nilai ukuran atau nilai karakter
Change CaseUntuk merubah teks dari huruf besar semua menjadi kecil semua atau pilihan lain
Clear FormattingDigunakan untuk menghapus format yang telah di kenakan pada teks
Bold (Ctrl+B)Digunakan untuk memberikan efek cetak tebal
Italic (Ctrl+I)Digunakan untuk memberikan cetak miring
Underline (Ctrl+U)Digunakan untuk menampilkan cetak garis bawah
StrikethroughDigunakan untuk menmpilkan cetak coret dengan garis tunggal
Subscript (Ctrl+=)Digunakan untuk menurunkan huruf dan ditampilkan lebih kecil
Superscript (Ctrl+Shift++)Digunakan untuk menaikkan huruf dan ditampilkan lebih kecil
Text Highlight ColorDigunakan untuk menambahkan sorotan pada teks dengan warna tertentu
Font ColorDigunakan untuk memberi warna pada huruf yang dipilih

  • Format tampilan teks melalui Kotak Dialog Font


    Selain menggunakan cara tersebut di atas, memformat teks dapat dilakukan dari kotak dialog Font. Langkah yang digunakan adalah sebagai berikut :
    1. Pilih atau sorot teks yang akan diformat.
    2. Pada tab Home, di dalam Group Font, klik ikon Font Dialog Box Launcher yang berada di sudut kanan bawah dari Group Font atau gunakan Ctrl+D.  
    3. Di layar akan terlihat kotak dialog Font.
    4. Pastikan yang terpilih adalah tab Font untuk merubah tampilan format font. Perhatikan kotak dialog berikut :

      Kotak Dialog Font

    5. Pada bagian Font, tentukan jenis font yang diinginkan, misalnya klik pilihan Tahoma.
    6. Pada bagian Font Style, klik gaya tampilan huruf yang diinginkan, misalnya Bold untuk cetak tebal. Selain pilihan tersebut, Anda dapat memilih pilihan lain, yaitu :
      • Regular : jenis huruf normal
      • Italic : jenis huruf akan dicetak miring
      • Bold Italic : jenis huruf akan dicetak Tebal dan miring.
    7. Pada bagian Size, pilih dan klik nilai ukurann huruf yang diinginkan atau ketik nilai tertentu apabila pada daftar pilihan tersebut tidak sesuai dengan keinginan.
    8. Pada bagian Font Color, klik pilihan warna huruf yang sesuai dengan keinginan.
    9. Pada daftar pilihan Underline Style, klik jenis garis bawah yang Anda inginkan. Disamping itu Anda dapat menentukan warna garis bawah dengan memilih drop down pada Underline Color.
    10. Beri tanda atau klik kotak cek efek pada bagian Effect. Pilihan tersebut terdiri dari :
      • Strikethrough, teks akan dicetak coret dengan garis tunggal.
      • Double strikethrough, teks akan dicetak coret dengan garis ganda.
      • Superscript, teks akan dicetak lebih ke atas dan terlihat lebih kecil.
      • Subscript, teks akan dicetak lebih ke bawah dan terlihat lebih kecil.
      • Shadow, teks akan dicetak dengan bayangan.
      • Outline, teks akan dicetak dengan garis luar pada setiap karakter.
      • Emboss, teks akan dicetak dengan karakter timbul.
      • Engrave, teks akan dicetak dengan tampilan dipahat.
      • Small caps, teks akan dicetak dengan tampilan huruf kapital dengan ukuran kecil.
      • All caps, teks akan dicetak dengan huruf kapital.
      • Hidden, teks akan disembunyikan sehingga tidak terlihat dan tidak akan dicetak.
    11. Klik OK

Selain menggunakan cara tersebut di atas, Anda dapat menggunakan shortcut dengan kombinasi tombol pada keyboard.


Tombol PerintahKeterangan
Ctrl++Digunakan untuk menampilkan huruf Superscript
Ctrl+=Digunakan untuk menampilkan huruf Subscript
Ctrl+Shift+ADigunakan untuk menampilkan huruf kapital (All Caps)
Ctrl+Shift+HDigunakan untuk menyembunyikan teks yang dipilih, sehingga tidak terlihat dan tidak tercetak.

  • Format Tampilan Teks melalui Mini Toolbar


    Untuk lebih mempercepat format pada suatu karakte, Anda dapat menggunakan fasilitas mini toolbar. Langkah yang digunakan adalah sebagai berikut :
    1. Pilih atau sorot teks yang akan diformat.
    2. Arahkan mouse di atas teks yang diformat, sehingga terlihat tampilan mini toolbar.
    3. Klik pilihan tombol yang Anda inginkan, Perhatikan gambar berikut :

  • Tampilan mini toolbar

4. Mengatur Spasi Karakter


Spasi karakter ini digunakan untuk menentukan jarak antara huruf yang satu dengan huruf lain. Langkah yang digunakan untuk mengatur spasi karakter adalah sebagai berikut :
  1. Sorot teks yang akan diatur jarak antar hurufnya.
  2. Pada tab Home, di dalam Group Font, klik ikon font Dialog Box Launcher yang berada di sudut kanan bawah dari Group Font atau gunakan Ctrl+D.
  3. Di layar akan terlihat kotak dialog Font.
  4. Klik tab Character Spacing

  5. Kotak dialog font, tab Character Spacing

  6. Pada bagian Character Spacing, klik drop down spacing, kemudian pilih Expanded.
  7. Pada bagian By, pilih atau ketik nilaiyang dinginkan, dimana semakin tinggi nilainya, maka jarak spasi karakter/huruf akan semakin renggang, misalnya 2 pt.
  8. Apabila akan menempatkan karakter pada posisi tertentu terhadap suatu baris, maka klik pilihan pada bagian Position. Pilihan tersebut terdiri dari :
    • Normal digunakan untuk mengatur karakter tepat pada baris.
    • Raised digunakan untuk mengatur karakter lebih ke atas pada baris.
    • Lowered digunakan untuk mengatur karakter lebih ke bawah pada baris.
  9. Perhatikan tampilan pada Preview.
  10. Klik tombol OK.

5. Menyalin Format dengan Format Painter


Apabila Anda telah memformat pada teks tertentu dan format tersebut akan disalin pada teks yang lain, maka cara yang digunakan adalah sebagai berikut :

  1. Pilih atau sorot teks yang berisi format dan akan disalin.
  2. Pada tab Home dan dalam group Clipboard, klik ikon Format Painter. Apabila Anda klik ganda (double click) pada ikon Format Painter, maka akan menyalin format teks secara terus menerus pada lokasi yang berbeda. Untuk mengehentikan format painter, klik kembali ikon Format Painter.
  3. Bentuk mouse akan berubah menjadi I-beam yang dilengkapi dengan gambar kuas.
  4. Sorot teks lain yang akan diformat.

Selain dengan cara tersebut di atas, mengcopy format dengan fasilitas Format Painter dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Pilih atau sorot teks yang berisi format yang akan disalin.
  2. Tekan tombol Ctrl+Shift+C untuk menyalin format.
  3. Sorot atau blok teks lain yang akan diformat.
  4. Tekan tombol Ctrl+Shift+V.

6. Menghapus Teks


Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghapus teks yang telah Anda ketikkan dalam dokumen Word. Untuk menghapus teks tertentu, Anda dapat menggunakan cara berikut :

  1. Sorot teks yang akan Anda hapus.
  2. Tekan tombol Del pada keyboard.
Sedangkan apabila yang Anda akan hapus berupa satu karakter/huruf, maka gunakan tombol Del atau tomnbol Backspace pada keyboard.

  • Apabila Anda menggunakan tombol Del, maka akan menghapus satu karakter yang berada di sebelah kanan kursor.
  • Sedangkan apabila Anda menggunakan tombol Backspace. maka akan menghapus satu karakter di sebelah kiri kursor. 

7. Menghapus Format pada Teks


Apabila Anda akan menghapus format yang melekat pada suatu teks tertentu, gunakan langkah sebagai berikut :

  1. Sorot teks yang akan dihapus formatnya.
  2. Pada tab Home dan dalam Group Font, klik ikon Clear Formatting.

8. Menyalin Teks


Apabila Anda bermaksud untuk mengcopy atau menduplikat teks tertentu, maka gunakan langkah berikut :

  1. Sorot teks yang akan Anda salin (copy),misalnya sorot paragraf pertama.
  2. Pada tab Home dan dalam group Clipboard, klik ikon Copy atau tekan tombol Ctrl+C
  3. Pindahkan kursor pada posisi baru sesuai keinginan, misalnya tempatkan di bawah paragraf ke empat.
  4. Pada tab Home dan dalam group Clipboard, klik ikon Paste atau tekan tombol Ctl+V atau tekan tombol Shift+Insert.
  5. Denagn langkah ini, hasil penyalinan teks akan ditempatkan pada posisi kursor dan Paste Option di sebelah kanan akan ditammpilkan.
Apabila Anda bermaksud menggunakan Paste Option, maka klik pilihan yang sesuai dengan keinginan. Anda dapat memilih pilihan pada Paste Option tersebut sesuai dengan kebutuhan. Pilihan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Keep Source Formatting digunakan apabila format teks yang disalin ingin turut ditempatkan pada teks hasil penyalinan.
  • Merge Formatting digunakan apabila akan menggunakan format yang sama dengan format yang berlaku di tempat hasil penyalinan.
  • Keep Text Only digunakan apabila Anda hanya akan menyalin teksnya saja tanpa menyertakan formatnya.

9. Memindahkan Teks


Untuk memindahkan teks pada lokasi tertentu, gunakan cara berikut :

  1. Sorot teks yang akan dipindahkan, misalnya paragraf pertama.
  2. Pada tab Home dan dalam group Clipboard, klik ikon Cut atau tekan tombol Ctrl+X
  3. Pindahkan kursor pada posisi baru sesuai keinginan, misalnya tempatkan di bawah paragraf kedua.
  4. Pada tab Home dan dalam group Clipboard, klik ikon Paste atau tekan tombol Ctrl+V.
  5. Pada posisi baru tersebut akan terlihat teks hasil pemindahan dan Paste Options akan ditampilkan di sebelah kanannya. Apabila diperlukan, Anda dapat memilih salah satu pilihan pada Paste Options.
Selain dengan cara tersebut di atas, memindahkan teks dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Sorot teks yang akan dipindahkan, misalnya paragraf pertama.
  2. Arahkan mouse pada teks yang disorot tersebut, sehingga mouse berbentuk gambar tanda panah.
  3. Klik dan jangan dilepas, kemudian geser (dragging) hingga posisi baru yang diinginkan.
  4. Lepaskan tombol mouse bila posisi yang diinginkan telah sesuai.

10. Menggunakan Change Case


Fasilitas Change Case dimaksudkan untuk merubah tampilan teks yang telah Anda ketik, mislanya merubah teks menjadi huruf kapital/besar semua atau huruf kecil semua.

Langkah yang digunakan untuk memanfaatkan Change Case adalah sebagai berikut :

  1. Sorot teks yang akan dikenakan perintah change case, misalnya akan merubah judul menjadi huruf kapital semua.
  2. Pada tab Home, dan di dalam Group Font, klik ikon Change Case.
  3. Di layar terlihat pilihan Change Case.
  4. Klik pilihan UPPERCASE untuk merubah teks menjadi huruf kapital.
Pilihan lain dalam daftar tersebut adalah sebagai berikut :

  • Sentence case digunakan untuk merubah huruf awal dari teks yang dipilih menjadi huruf kapital/besar
  • lowercase digunakan untuk merubah teks yang disorot menjadi huruf kecil.
  • Capitalize Each Word digunakan untuk merubah huruf awal setiap teks yang dipilih (disorot) menjadi huruf kapital/besar.
  • tOGGLE cASE digunakan untuk merubah teks yang ditampilkan dengan huruf kecil menjadi huruf kapital, demikian juga sebaliknya dari teks yang dipilih (disorot)

Memilih Change Case

11. Format Text Effects


Fasilitas Text Effects adalah fasilitas baru pada Word 2010, yang berfungsi untuk memilih variasi format teks yang tersedia dalam Word  2010.

Untuk menggunakan format Text Effects ini adalah sebagai berikut:

  1. Sorot teks yang akan diformat dengan text effect, misalnya pada teks judul.
  2. Pada tab Home, dan di dalam Group Font, klik ikon Text Effects.
  3. Di layar terlihat pilihan text effects.
  4. Klik salah satu pilihan sesuai dengan keinginan.
  5. Anda dapat memilih pilihan lain agar lebih menarik, yaitu :
    • Outline untuk memberi warna outline pada huruf.
    • Shadow untuk memilih jenis bayangan teks.
    • Reflection untuk memilih jenis refleksi seperti cermin pada teks.
    • Glow untuk memilih efek sinar pada teks.
    • Clear Text Effect untuk menghapus efek pada teks.

12. Format Drop Cap


Drop Cap atau dropped capital letter adalah huruf pertama dalam suatu paragraf yang ditampilkan lebih besar atau mencolok. Langkah untuk menggunakan drop cap adalah sebagai berikut :

  1. Klik atau tempatkan kursor pada paragraf yang akan diberi Drop Cap.
  2. Disamping itu Anda dapat memilih (sorot) huruf pertama dari paragraf yang akan Anda jadikan drop cap.
  3. Pada tab Insert, dan dalam Group Text, klik ikon Drop Cap.
  4. Kotak pemilihan Drop Cap akan terlihar di layar.
  5. Klik pilihan dropped. Perhatikan gambar berikut


Apabila dalam format drop cap, Anda akan mengatur lebih lanjut, maka gunakan cara berikut :

  1. Klik atau tempatkan kursor pada paragraf yang akan diberi Drop Cap.
  2. Disamping itu Anda dapat memilih (mensorot) huruf pertama dari paragraf yang akan Anda jadikan Drop Cap.
  3. Pada tab Insert, dan didalam Group Text, klik ikon Drop Cap.
  4. Kotak pemilihan Drop Cap akan terlihat di layar.
  5. Klik pilihan Drop Cap Optinos.
  6. Di layar akan terlihat kotak dialog Drop Cap.
  7. Pada kotak dialog tersebut diatas, terlihat beberpa pilihan, yaitu :
    • None digunakan untuk mempatalkan pemberian drop cap.
    • Dropped digunakan untuk meletakkan drop cap rata dengan margin kiri.
    • In Margin digunakan untuk meletakkan drop cap di dalam margin kiri.
  8. Klik pilihan dropped.
  9. Pada bagian Font, klik pilihan Vivaldi.
  10. Pada bagian Lines to Drop berfungsi untuk menentukan jumlah baris di sebelah kanan drop cap, misalnya 3.
  11. Pada bagian Distance from Text, berfungsi untuk menentukan jarak drop cap dengan teks yang berada di sebelah kanan, misalnya 0 cm.
  12. Klik Ok.

13. Menyisipkan Simbol


Apabila And akan menyisipkan simbol tertentu yang tidak terdapat pada tombol keyboard, misalnya simbol telepon, maka gunakan langkah berikut :

  1. Tempatkan posisi kursor atau titik sisip pada posisi yang diinginkan.
  2. Pada tab Insert, dan di dalam Group Symbols, klik ikon Symbol.
  3. Di layar akan terlihat pilihan Symbol.
  4. Klik simbol yang diinginkan, sehingga pada posisi kursor terliht simbol yang Anda pilih.
  5. Apabila Anda akan memilih simbol lain, maka klik pilihan more symbols.
  6. Di layar akan terlihat kotak dialog symbol.
  7. Pada bagian Font, klik pilihan font, misalnya Wingdings.
  8. Klik simbol yang Anda inginkan, misalnya gambar telepon.
  9. Beberapa simbol yang sering digunakan dapat dipilih dalam kotak daftar pilihan Recently used symbols.
  10. Klik tombol Insert untuk menyisipkan simbol yang dipilih.
  11. Klik tombol close.

14. Menggunakan Fasilitas Undo dan Redo


Apabila Anda membuat masalah dalam membuat perintah pada suatu naskah, maka Anda dapat melakukan pembatalan terhadap perintah tersebut. Misalnya Anda menghapus suatub teks, maka Anda dapat membatalkan pengahapusan tersebut dengan mengklik tombol Undo yang berada pada Quick Access Toolbars atau tekan Ctrl+Z.

Demikian juga sebaliknya, apabila Anda pernah melakukan perintah Undo, maka perintah Undo tersebut dapat Anda batalkan dengan memilih Redo Cut yang berada pada Quick Access Toolbar atau tekan Ctrl+Y.

Sekian artikel tentang 14 Tips Format dan Editing Teks pada MS. Office Word.

Artikel keren lainnya:

Mengenal Microsoft Office Word

PENGERTIAN MICROSOFT WORD


Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.

SEJARAH MICROSOFT WORD


Microsoft Word adalah aplikasi sebuah program pengolah kata (word processor) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Program ini biasanya digunakan para pemakai komputer untuk kegiatan tulis-menulis. Seperti pembuatan surat, proposal, artikel, brosur, booklet, dan lain-lain dengan aneka font (huruf) dan layout yang tersedia. Kita juga dapat membuat naskah ilmiah dengan rumus-rumus matematika, fisika maupun kimia dan mendesain sebuah dokumen dengan variasi gambar yang unik dan sangat lengkap.

Selain, Microsoft Word, ada beberapa jenis word processor yang popular dan sudah beredar di masyarakat diantaranya : WordStar (WS), WordPerfect (WP), AmiPro, WordPad, dan lain-lain. Microsoft Word sebagai program pengolah kata memberikan fasilitas-fasilitas yang lebih familiar dibandingkan dengan pengolah kata lainnya.

Program pengolah kata Microsoft Word telah mengeluarkan versi 1.0. sampai 6.0. untuk versi DOS. Kemudian, seiring dengan kemajuan perusahaan pembuatnyya, Microsoft Coorporation telah mengeluarkan 12 versi Microsoft Word, yaitu versi ’95, ’97, 2000, 2002, 2003, dan 2007.

FUNGSI MICROSOFT WORD


Sebagaimana yang kita ketahui, MS WORD dipergunakan untuk membantu pembuatan dokumen berupa laporan ataupun makalah. Namun, adakalanya kita lupa memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada dalam MS WORD, padahal dengan memanfaatkan fasilitas tersebut dapat membantu mempercepat pembuatan dokumen. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali (terutama untuk saya pribadi) berbagai fasilitas yang ada dalam MS WORD.

1. Jenis huruf


Agar dokumen yang dihasilkan tidak terlalu banyak mengalami editing dalam masalah “font”, sebaiknya tentukan dulu default font yang akan dipergunakan. (Menu Home+ Font)

2. Pembuatan Numbering


Biasanya, pembuatan suatu dokumen mengacu kepada peraturan tertentu dalam pembuatan dokumen (misal Bab I Pendahuluan, Bab II Tinjauan Pustaka). Oleh karena itu, harus didefinisikan terlebih dahulu mengenai numbering yang sesuai dengan peraturan pembuatan suatu dokumen.

3. Pembuatan Outline


Biasakan bekerja dengan dokumen view berupa Outline. (Menu View + Document Views + Outline). Hal ini akan memudahkan kita untuk membuat poin-poin penting yang akan dituangkan dalam dokumen. Pembuatan dokumen dalam bentuk outline, minimal sampai dengan level 3. Ada kalanya pada saat perpindahan dari level 1 ke level 2 kita diharuskan untuk mengubah list level (Menu home+ Multiple List+Change List Level)

4. Pemakaian Break Section


Biasanya dalam suatu dokumen terdapat perbedaan jenis penomoran halaman untuk tiap section (misalnya : halaman sampul biasanya tidak ada nomor halaman, Kata Pengantar & Daftar Isi & Daftar Tabel diberi nomor halaman jenis “i, ii, iii,…” , Bab I dst diberi nomor jenis “1,2,3…”) Oleh karena itu untuk setiap pergantian jenis halaman tersebut diberikan break section. ( Menu Page Layout +Break +Next Page).

5. Penomoran Halaman


Seperti yang telah disebut pada poin 4, maka penomoran halaman akan menggunakan fasilitas break section. Setiap section diberi nomor halaman seperti yang dikehendaki ( Menu insert + Page Number + Format Page Number + Page numbering + start at … kemudian pilih letak nomor halaman bottom atau top of page) khusus halaman sampul, biasanya tidak ada nomor halaman, oleh karena itu header/footer nya perlu diedit (Menu insert + header/footer + edit header/footer + Design + pilih different first page)

6. Pembuatan Daftar Tabel


Tabel/Gambar/Bagan yang dibuat diusahakan diberi caption yang terdiri dari judul bab dan nomor gambar. (Menu References + insert Caption… pada option pilih label yang diinginkan, hilangkan tanda centang pada exclude label from caption). Untuk pembuatan daftar tabel/gambar/bagan maka pilih menu references + insert table of figures) maka daftar tabel dapat muncul secara otomatis. Apabila ada perubahan posisi halaman pada tabel/gambar/bagan, maka daftar tabel tinggal diklik kanan pilih update field.

7. Pembuatan Daftar Isi



Pembuatan daftar isi secara otomatis adalah dengan memilih references + table of contents. Apabila ada perubahan dalam letak halaman maka daftar isi tinggal di update (sama seperti update daftar tabel)

8. Editing dengan Document Map


Agar editing yang dilakukan dapat dilakukan dengan cepat maka dapat memanfaatkan fasilitas document map (Menu View + document map). Dengan fasilitas ini, perpindahan halaman yang akan diedit dapat berlangsung lebih cepat)

Cara Mengaktifkan Microsoft Word


Kita dapat memulai atau menjalankan program aplikasi Microsoft Word dengan menggunakan langkah berikut :
  1. Pilih dan Klik tombol Start
  2. Pilih menu program
  3. Kemudian, pilih dan klik program Microsoft Word
  4. Tunggu sampai jendela program aplikasi Word ditampilkan
Atau kita juga bisa mengklik mouse kiri sebanyak 2 x shortcut microsoft word pada dekstop.

Mengenal Lembar Kerja Microsoft Word 2007


Pada saat Anda mengaktifkan Word 2007, di layar akan terlihat dokumen yang masih kosong dan dokumen tersebut bernama Document 1. Pada lembar kerja Word 2007 ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain sebagai berikut :

Komponen Lembar Kerja Word 2007

Dari tampilan tersebut di atas terlihat beberapa bagian dari lembar kerja Word 2007. Dimana pengganti dari menu dan toolbars pada Word 2007 biasa disebut dengan Ribbon. Pada Ribbon tersebut terdiri dari beberapa Tabs dan masing-masing Tabs terdiri dari beberapa Groups, sedangkan masing-masing Groups terdiri dari beberapa tombol perintah (Command Button). Dengan demikian, maka bagian dari lembar kerja Word 2007 ini antara lain sebagai berikut :

  • Quick Access Toolbar berisi kumpulan tombol perintah yang relatif sering digunakan. Tombol perintah tersebut dapat Anda tambahkan atau kurangi sesuai dengan kebutuhan. Quick Access Toolbar berada di pojok kiri atas pada lembar kerja MS. Word.

  • Tampilan ikon pada Quick Access Toolbar

  • Menu File yang berada di bawah Quick Access Toolbar, yang berfungsi untuk membuka menu. Perhatikan gambar berikut :

  • Tampilan menu File

  • Dialog Box Launchers yang berbentuk ikon kecil yang ada di sudut kanan bawah setiap Groups pada masing-masing Tab. Berfungsi untuk menampilkan kotak dialog atau task pane yang berkaitan dengan Group tersebut. Perhatikan gambar berikut :

  • Tampilan Dialog Box Launchers

  • Ruler line adalah baris yang mengatur penghentian tabulasi dan batas pengetikan di layar serta pengaturan paragraf.

  • Status Bar yang berisi keterangan tentang halaman pada posisi kursor dan jumlah keseluruhan halaman dan jumlah kata dalam dokumen.

  • Baris Penggulung (Scroll Bar) berfungsi untuk menggulung layar dengan mouse, yang terdiri dari Scoll Bar Vertical untuk menggulung layar ke atas atau ke bawah (tegak) dan SrollBar Horizontal untuk menggulung layar ke kiri atau ke kanan (mendatar).

  • Titik Sisip (Insertion Point) berbentuk gambar animasi yang berkedip-kedip dan pada titik sisip ini Anda dapat mengetikkan teks. Titik sisip ini umumnya dikenal dengan sebutan Kursor.

  • Tombol Ukuran (SizingButton) digunakanuntuk mengatur ukuran jendela Word. Tombol ukuran ini terdiri dari :

  • TombolKeterangan
    Minimize Button untuk memperkecil jendela wod
    Maximize Button untuk memperbesar jendela sehingga terlihat dalam satu layar penuh.
    Restore Button untuk mengembalikan jendela dalam ukuran sebelumnya atau semula.
    Close Button untuk menutup jendela yang aktif atau mengakhiri program aplikasi

  • Tombol View digunakan untuk merubah tampilan jendela dokumen secara cepat. Pilihan tersebut terdiri dari Print Layout, Full Screen Reading, Web Layout Outline, dan Draft. Perhatikan gambar berikut :

  • Tampilan Tombol View

Untuk mengaktifkan tabs dan tombol perintah (command button) dapat dilakukan dengan menggunakan mouse ataupun keyboard. Apablia Anda menggunakan keyboard, gunakan langkah berikut ini :
  1. Tekan tombol Alt pada keyboard.
  2. Di layar akan terlihat Tabs berupa angka atau huruf yang dapat digunakan untuk menjalankan Tab atau tombol perintah (Command Button). Perhatikan gambar berikut :

    Tampilan Keytips setelah menekan tombol Alt

  3. Tekan angka atau huruf yang mewakili tab atau tombol perintah, misalnya Anda menekan tombol P, maka di layar akan terlihat seperti gambar berikut :

  4. Tampilan Keytips pada tab Page Layout

  5. Tekan tombol Esc untuk kembali ke pemilihan sebelumnya.

Menampilkan atau Menyembunyikan Garis Ruler


Secara default, saat pertama kali Anda membuka Word, maka di layar akan terlihat Document1 yang msih kosong. Pada dokumen tersebut belum terlihat garis ruler (Ruler Line). Untuk memudahkan Anda dalam pengaturan naskah yang Anda ketik, maka terlebih dahulu tampilkan garis ruler tersebut.

Cara yang digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan garis ruler adalah dengan memilih salah satu cara berikut :
  1. Klik tab View, kemudian pilih (tandai dengan ceklist) Ruler. Perhatikan gambar berikut

  2. Memilih pilihan Ruler pada tab View

  3. Klik ikon View Ruler yang berada di atas ScrollBar Vertical. Perhatikan gaambar berikut

  4. Memilih ikon View Ruler

Mengatur Tampilan Dokumen


Sebelum Anda mengetikkan naskah pada suatu dokumen, Anda dapat mengatur ukuran tampilan di layar, sehingga Anda lebih nyaman mengakses pengetikan. Untuk mengatur ukuran tampilan lakukan cara berikut :
  1. Klik tab View, kemudian klik Group Zoom, klik Zoom atau klik 100% yang berada di baris status (sebelah kanan tampilan view).
  2. Di layar terlihat kotak dialog Zoom. Perhatikan gambar berikut :

  3. Kotak Dialog Zoom

  4. Klik pilihan prosentase tampilan pada bagian Zoom To, misalnya 100%. Anda dapat menetukan sendiri ukuran tampilan dengan cara ketik nilai prosentase tampilan pada bagian Percent, misalnya 110
  5. Klik Ok.

Selain perintah tersebut diatas, Anda dapat mengatur ukuran tampilan dengan cara menggeser (drag) slider zoom yang ada di kanan baris status. Perhatikan gambar berikut :

Slider pada Zoom

Mengetik Word


Pada saat membuka Word 2007, maka di layar akan terlihat dokumen baru yang masih kosong dan diberi nama Document1 yang siap Anda gunakan untuk mengetikkan naskah.

Pengetikan dengan Word 2007 pada dasarnya sama dengan pengetikan pada Word versi sebelumnya, yaitu di setiap akhir paragraf diakhiri dengan menekan tombol Enter.

Word akan mendefenisikan sebuah paragraf apabila karakter, kata atau kalimat diakhiri dengan menekan tombol Enter dan di layar akan terlihat tanda paagraf (¶).

Apabila simbol paragraf ini tidak terlihat, maka klik tombol Show/Hide pada tab Home di dalam group Paragraph atau tekan tombol Ctrl + *. Tanda paragraf ini tidak akan tercetak ke printer.

Ketiklah naskah berikut :

Mengetikkan Naskah

Langkah yang digunakan untuk mengetikkan naskah tersebut di atas adalah sebagai berikut :
  1. Pada tampilan dokumen yang kosong, maka di layar akan terlihat titik sisip (Insertion Point).
  2. Klik ikon Show/Hide pada tab Home di dalam Group Paragraph atau tekan tombol Ctrl+*, untuk menampilkan simbol paragraf (paragraph masrks).
  3. Pada posisi kursor dan titik sisip tersebut ketik teks Microsof Office 2010, kemudian tekan tombol Enter. judul tersebut dianggap sebagai satu paragraf, karena diakhiri dengan Enter.
  4. Tekan Enter sekali lagi untuk memberi jarak satu baris.
  5. Ketik teks “Office 2010 direncanakan akan…..”, kemudian tekan Enter.
  6. Tekan tombol Enter untuk memberi jarak antar paragraf.
  7. Ketik teks “Secara keseluruhan, Office 2010 akan” dan seterusnya, kemudian tekan tombol Enter.
  8. Tekan tombol Enter untuk memberi jarak antar paragraf.
  9. Lakukan hal yang sama untuk mengetikkan paragraf berikutnya.
  10. Untuk menyembunyikan simbol ¶ pada akhir paragraf, gunakan klik ikon Show/Hide pada tab Home di dalam group Paragraph atau tekan tombol Ctrl+*.

Menyimpan Dokumen


Setelah Anda mengetikkan naskah seperti tersebut di atas, maka jangan lupa naskah tersebut disimpan, sehingga Anda dapat membukanya atau menampilkannya kembali di lain kesempatan. Langkah yang digunakan untuk menyimpan dokumen tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Klik menu File, kemudian klik pilihan Save atau tekan Ctrl+S.

  2. Memilih menu Save

    Disamping itu Anda dapat menngunakan klik tombol Save (Ctrl+S) pada Quick Access Toolbars.
    Memilih Save pada Quick Access Toolbar

  3. Di layar akan terlihat kotak dialog Save As.
  4. Di layar terlihat folder Documents yang terdapat dalam folder Libraries.
  5. Pada bagian File Name akan terlihat nama file yang telah disediakan Word 2007. Anda dapat merubah nama file tersebut, sesuai dengan keinginan, misalnya seperti gambar berikut :

  6. Kotak dialog Save As

  7. Klik tombol Save.
Pada kotak dialog Save As tersebut di atas terdapat beberapa ikon yang dapat Anda gunakan, antara lain :
  1. Back Digunakan untuk kembali ke pemilihan drive/folder sebelumnya.
  2. Forward Digunakan untuk kembali ke pemilihan drive/folder berikutnya.
  3. Memilih folder/sub folder sebagai tempat data yang akan disimpan.
  4. Search Documents digunakan untuk mencari dokumen yang pernah Anda simpan dalam folder.

Menyimpan Dokumen dengan Nama File Lain


Apabila Anda akan menyimpan kembali dengan nama lain dari dokumen yang sebelumnya telah Anda simpan, maka cara yang digunakan adalah sebagai berikut :
  1. Klik menu File, kemudian klik pilihan Save As atau tekan F12.

  2. Tampilan menu Save As

  3. Di layar akan terlihat kotak dialog Save As.
  4. Di layar terlihat folder Documents yang terdapat dalam folder Libraries. Anda dapat merubah folder tersebut sesuai keinginan.
  5. Pada bagian File Name akan terlihat nama file yang telah disediakan Word 2007. Rubah nama file tersebut sesuai dengan keinginan dan jangan sama dengan nama file yang sebelumnya telah dibuat, misalnya seperti gambar berikut :

  6. Kotak dialog Save As

  7. Klik tombol Save.
  8. Apabila Anda mengetikkan nama file pada bagian File name dan ternyata nama file tersebut sama dengan nama yang telah Anda simpan sebelumnya, maka di layar akan terlihat kotak dialog seperti berikut :

    Kotak dialog konfirmasi menyimpan file

  9. Klik pilihan Replace existing file, kemudian pilih OK, sehingga isi nama file lama akan terhapus dan digantikan dengan isi nama file yang baru.
Catatan : Sebelum Anda memilih pilihan ini, pertimbangkan dengan matang, karena Anda tidak dapat mengembalikan nama file sebelumnya.
Disamping itu Anda dapat memilih pilihan seperti berikut :
  1. Pilihan Save changes with a different name menyimpan file dengan nama file yang lain.
  2. Pilihan Merge changes into existing file digunakan untuk merubah isi dari file yang akan disimpan dengan nama fille yang dipilih dan nama file baru tidak akan disimpan sementara nama file lama tetap, akan tetapi Word akan memberikan keterangan (comment) pada nama file tersebut.

Menutup Dokumen


Apabila Anda akan menutup dokumen yang sedang aktif, maka gunakan salah satu cara berikut :
  1. Klik menu File, kemudian klik pilihan Close.

  2. Memilih menu Close

  3. Tekan tombol Alt+F4
  4. Apabila Anda menggunakan Windows 7, maka gunakan cara berikut:
    • Klik ikon Word pada baris taskbar. 
    • Di layar terlihat tampilan dokumen/file yang telah dibuka. 
    • Arahkan pada file/dokumen yang akan ditutup, kemudian pilih tombol Close

    • Memilih tombol Close

Artikel keren lainnya: